Tampilkan postingan dengan label tugas Softskill semester 6. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tugas Softskill semester 6. Tampilkan semua postingan

Kamis, 11 April 2013

B. Indonesia Definisi & Ciri-ciri Hakikat Karangan Ilmiah Dan Tahapan Penulisan Ilmiah



Definisi & Ciri-ciri Hakikat Karangan Ilmiah

Definisi Hakikat Karangan Ilmiah
Karya ilmiah adalah mengemukakan kebenaran melalui metodenya yang sistematis, metodologis, dan konsisten dan menyajikan gagasan secara objektif dan jujur dengan menggunakan bahasa baku serta didukung oleh fakta, teori dan atau bukti-bukti empirik.

Ciri-ciri Hakikat Karangan Ilmiah
·         Struktur Sajian
Struktur sajian karya ilmiah sangat ketat, biasanya terdiri dari bagian awal (pendahuluan), bagian inti (pokok pembahasan), dan bagian penutup. Bagian awal merupakan pengantar ke bagian inti, sedangkan inti merupakan sajian gagasan pokok yang ingin disampaikan yang dapat terdiri dari beberapa bab atau subtopik. Bagian penutup merupakan kesimpulan pokok pembahasan serta rekomendasi penulis tentang tindak lanjut gagasan tersebut.
·         Komponen dan Substansi
Komponen karya ilmiah bervariasi sesuai dengan jenisnya, namun semua karya ilmiah mengandung pendahuluan, bagian inti, penutup, dan daftar pustaka. Artikel ilmiah yang dimuat dalam jurnal mempersyaratkan adanya abstrak.
·         Sikap Penulis
Sikap penulis dalam karya ilmiah adalah objektif, yang disampaikan dengan menggunakan gaya bahasa impersonal dengan banyak menggunakan bentuk pasif tanpa menggunakan kata ganti orang pertama atau kedua.
·         Penggunaan Bahasa
Bahasa yang digunakan dalam karya ilmiah adalah bahasa baku yang tercermin dari pilihan kata  atau istilah, dan kalimat-kalimat yang efektif dengan struktur yang baku.

Tahapan Penulisan Ilmiah

1.       Cover
Sampul penulisan ilmiah.
2.      Lembar Pengesahan
Lembar pengesahan proposal skripsi berisi tanda tangan dan nama lengkap beserta gelar dari judul skripsi, pembuat, pembimbing dan penguji.
3.      Abstak
Ringkasan isi, ikhtisar, inti (skripsi, laporan, dan sebagainya).
4.      Daftar Isi
Lembar halaman yang menjadi petunjuk pokok isi buku beserta nomor halaman.
5.      Daftar Tabel
Lembar halaman yang menjadi petunjuk isi penulisan ilmiah beserta nomor halaman tabel.
BAB I
·         Pendahuluan
Berisi tentang latar belakang, rumusan masalah, batasan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian serta metode penelitian.
·         Latar Belakang
Dasar atau titik tolak untuk memberikan pemahaman kepada pembaca atau pendengar mengenai apa yang ingin kita sampaikan.
·         Identifikasi Masalah
Identifikasi masalah suatu cara bagaimana kita melihat, menduga, memperkirakan, dan menguraikan serta menjelaskan apa yang menjadi masalah.
·         Kesimpulan
Kesimpulan adalah hasil ringkasan atau bagian-bagian terpenting dari rumusan masalah.
·         Saran
Saran adalah masukan berupa kata-kata atau data dan sebagainya yang digunakan terhadap penulisan ilmiah sebagai pertimbangan untuk si penulis.

Kamis, 14 Maret 2013

B.Indonesia, Penalaran (Induktif & Deduktif)



Pengertian Penalaran
Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (pengamatan empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan terbentuk proposisi-proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui. Proses inilah yang disebut menalar. Dalam penalaran, proposisi yang dijadikan dasar penyimpulan disebut dengan premis (antesedens) dan hasil kesimpulannya disebut dengan konklusi (consequence). Hubungan antara premis dan konklusi disebut konsukuensi.

Penalaran Induktif
Penalaran induktif adalah penalaran yang memberlakukan atribut-atribut khusus untuk hal-hal yang bersifat umum. Penalaran ini lebih banyak berpijak pada observasi inderawi atau empiri. Dengan kata lain penalaran induktif adalah proses penarikan kesimpulan dari kasus-kasus yang bersifat individual nyata menjadi kesimpulan yang bersifat umum. Inilah alasan eratnya kaitan antara logika induktif dengan istilah generalisasi.
Co/
-  Jika ada udara, manusia akan hidup.
-  Jika ada udara, hewan akan hidup.
Kesimpulan:  Jika ada udara mahkluk hidup akan hidup.

Penalaran Deduktif
Deduktif adalah contoh suatu paragraf yang dibentuk dari suatu masalah yang bersifat umum, lebih luas. Setelah itu ditarik kesimpulan menjadi suatu masalah yang bersifat khusus atau lebih spesifik. Atau juga dapat diartikan, suatu paragraf yang kalimat utamanya berada di depan paragraf kemudian diikuti oleh kalimat penjelas. Untuk penarikan kesimpulan dapat dilakukan secara langsung maupun tidak langsung. Penarikan kesimpulan secara langsung diambil dari satu premis,sedangkan untuk penarikan kesimpulan tidak langsung dari dua premis.
Co/
Beberapa tips belajar menjelang Ujian Akhir Nasional. Jangan pernah belajar satu malam saja. Artinya belajarlah sehari atau dua hari sebelum ujian di laksanakan. Belajarlah mulai dari sekarang.
Kalimat utama dari paragraph di atas adalah kalimat yang di garis bawahi, dan kalimat itu berada di depan paragraf sesuai dengan ciri-ciri dari paragraph deduktif.